Real time web analytics, Heat map tracking
Factory

 

Proses produksi bis PT. Rahayu Santosa melibatkan beberapa divisi diantaranya

a. Product Planning Inventory Control (PPIC)

PPIC membuat rencana dan jadwal produksi dalam bentuk Master Production Planning (MPP) dan Master Production Schedule (MPS). PPIC juga membuat rincian alokasi material setiap unit bis yang telah dipesan oleh customer sesuai dengan Request Order Customer (ROC).

b. Purchasing

Kebutuhan material yang telah dibuat oleh PPIC akan diorder oleh purchasing ke supplier.

c. Warehose (gudang)

Material maupun komponen dan bahan baku lainnya disimpan di gudang untuk selanjutnya di distribusikan ke setiap jalur proses produksi.

d. Produksi

Pada tahapan produksi terdiri dari beberapa sub produksi diantaranya produksi komponen (proses pembuatan material pipa dan plat untuk dibentuk menjadi komponen-komponen), production assembly (proses perakitan komponen-komponen), pra produksi (proses pemasangan bracket-bracket pada chassis yang akan dibangun bodinya), Body In White (BIW) yakni proses perakitan body bis di atas chassis, paint shop (proses dempul, epoxy, pengecatan dan oven), dan trimming (proses pemasangan interior dan eksterior).

e. Quality Assurance (QA)

QA melakukan pengecekan kualitas material dan unit bis di setiap line produksi. Sebelum unit bis diserahkan ke customer QA melakukan Pre Delivery Inspection (PDI) mengenai kualitas produk yang harus memenuhi standar kualitas seperti pengecekan kebocoran (water test), kerapihan, fungsi-fungsi elektrik (Televisi, audio, lampu, fungsi rem, kunci-kunci dan lainnya). QA pun menangani keluhan pelanggan mengenai customer claim.

 

image factory